close

Donasi untuk Website Muallaf Center Online

Terima kasih atas donasi yang telah anda berikan untuk kami Muallaf Center Online, sehingga saat ini Muallaf Center Online dengan alamat http://www.mualaf.com atau http://www.muallaf.com telah hosting di tempat yang baru dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, lebih dari cukup untuk pengembangan website ini lebih lanjut.

Kami akan berterima kasih jika anda tetap secara kontinyu memberikan donasinya kepada Muallaf Center Online Website, anda dapat mengirim atau mentransfer ke Rekening Muallaf Center Online dengan rekening a/n Irwan Hermawan, BCA - KCP Rawamangun, Jakarta, dengan Nomor Rekening 094-054-6192 atau via Account Paypal : donasi [at] mualaf [dot] com.
Donasi Anda
Jadwal Sholat Hari Ini
Shubuh 04:48
Terbit Fajar 17:58
Dzuhur 11:57
Ashar 15:17
Maghrib 17:55
Isya 19:01
Untuk Jakarta & sekitarnya
Polling & Survey
Bagaimana menurut anda mengenai tampilan baru Mualaf Center Online ?
 
How Can I Help ?

Punya keingintahuan seputar Islam atau pertanyaan apapun tentang Islam, silahkan pilih salah satu jalur ini

Insya Allah kami siap membantu anda langsung atau mereferensikan anda ke Team kami terdekat di daerah anda::


Yahoo! Messenger


keat_beckhan

mualafindonesia

We have 58 guests online

Total Members

Hari ini1
Kemarin0
Minggu ini1
Bulan ini3
Total Members : 591
Last Singgih offline

CB Online

None

CB Login


Rwanda Genocide

Islam at Wikipedia

Redaksi menerima tulisan artikel dari para anggota Muallaf Center Online untuk "Oase Iman", kirimkan tulisan dan artikel anda ke artikel at mualaf dot com dan tulisan akan dimuat setelah melalui tahapan dan proses di redaksi.


Google
 

Mualaf Center Online PDF Print E-mail
Thursday, 31 January 2008 15:07
Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf). Padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga.

Perpindahan agama bukanlah perkara sederhana. Peristiwa ini bukan hanya melibatkan sebuah pribadi tapi juga sanak keluarga dan lingkungan sekitar. Biasanya para mualaf mengikrarkan keislamannya diantar oleh seseorang di sebuah masjid dan mendapatkan sertifikat dari masjid tersebut.

Proses pengislaman berhenti begitu saja tanpa tindak lanjut. Padahal, mualaf (muallaf) perlu bantuan dari saudara seakidahnya yang sudah lebih dulu menjadi Muslim. Dan di antara mereka, yang sangat perlu dibina adalah yang hijrah lantaran pernikahan.

Padahal jumlah ini di Indonesia juga cukup besar, perlunya dukungan moral atau psikologis memasuki lingkungan baru sangat penting bagi calon mualaf (muallaf) dan mualaf (muallaf) itu sendiri.

Pentingnya keberadaan lembaga pembinaan mualaf seperti AMMA, Yayasan Karim Oei, PITI, dan Gerakan Muslimah untuk membantu calon mualaf serta mualaf, maka atas dasar itulah, kami berinisiatif mendirikan lembaga khusus pembinaan mualaf (muallaf) yang diberi nama Lembaga Bina Mualaf Indonesia. Lembaga ini yang bergerak dalam bidang dakwah Islam sebagai organisasi independen dan non pemerintah.

Khusus bagi Calon Mualaf dan Mualaf, berbicaralah Interaktif dengan kami untuk membantu dan mengenal Islam lebih jauh, dengan meng-klik Yahoo Msgr. [menu disebelah kiri] dari Jam 08:00-17:00 WIB atau email ke econsult at mualaf dot com [24 Jam] , kirim juga email jika ingin bertemu untuk konsultasi dengan kami.


Mualaf Center Online


Penerimaan donasi, zakat, infaq dan sedekah atau wakaf tunai bisa melalui rekening kami atas nama Bibit Suyadi, BCA KCU Kuningan dengan nomor rekening 217-005-2571 dan mohon email ke kami donasi at mualaf dot com untuk memberitahu jenis donasi anda apakah donasi or infaq or sedekah or wakaf tunai. terima kasih.
 
Google

Mutiara

Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil (kikir) dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allahlah segala warisan (yang ada) di langit dan dibumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS 3: 180).
Dari lahir hingga dewasa, Nur Setia Ningrum menganut agama Kristen Katholik. Nama depan sebagai tambahan saat dibaptis juga tersandang di depan namanya, yaitu Maria Margareta Nur Setia Ningrum. Namun diusianya yang ke-25 hidayah Allah datang, hingga ia mengambil keputusan untuk masuk ke dalam agama Islam. Berikut sekilas kisah kehidupan dan keislaman Mbak Nur Setia Ningrum.
Read more...