close

Donasi untuk Website Muallaf Center Online

Terima kasih atas donasi yang telah anda berikan untuk kami Muallaf Center Online, sehingga saat ini Muallaf Center Online dengan alamat http://www.mualaf.com atau http://www.muallaf.com telah hosting di tempat yang baru dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, lebih dari cukup untuk pengembangan website ini lebih lanjut.

Kami akan berterima kasih jika anda tetap secara kontinyu memberikan donasinya kepada Muallaf Center Online Website, anda dapat mengirim atau mentransfer ke Rekening Muallaf Center Online dengan rekening a/n Irwan Hermawan, BCA - KCP Rawamangun, Jakarta, dengan Nomor Rekening 094-054-6192 atau via Account Paypal : donasi [at] mualaf [dot] com.
Donasi Anda
Jadwal Sholat Hari Ini
Shubuh 04:48
Terbit Fajar 17:58
Dzuhur 11:57
Ashar 15:17
Maghrib 17:55
Isya 19:01
Untuk Jakarta & sekitarnya
Polling & Survey
Bagaimana menurut anda mengenai tampilan baru Mualaf Center Online ?
 
How Can I Help ?

Punya keingintahuan seputar Islam atau pertanyaan apapun tentang Islam, silahkan pilih salah satu jalur ini

Insya Allah kami siap membantu anda langsung atau mereferensikan anda ke Team kami terdekat di daerah anda::


Yahoo! Messenger


keat_beckhan

mualafindonesia

We have 71 guests online

Total Members

Hari ini1
Kemarin0
Minggu ini1
Bulan ini3
Total Members : 591
Last Singgih offline

CB Online

None

CB Login


Rwanda Genocide

Islam at Wikipedia

Redaksi menerima tulisan artikel dari para anggota Muallaf Center Online untuk "Oase Iman", kirimkan tulisan dan artikel anda ke artikel at mualaf dot com dan tulisan akan dimuat setelah melalui tahapan dan proses di redaksi.


Google
 

Yusuf Estes Akhiri Dakwa di Australia PDF Print E-mail
Islam is not the Enemy - Dunia Islam
Tuesday, 24 June 2008 07:35
BRISBANE--Lantunan ayat-ayat suci Alquran, Ahad (22/6) siang, menggema di ruang utama Aula Kota (City Hall) Brisbane yang dipenuhi ratusan orang Kristen dan Muslim. Mereka datang dari berbagai daerah di sekitar ibu kota negara bagian Queensland, Australia, itu untuk mendengarkan ceramah Yusuf Estes--mantan pendeta asal Amerika Serikat (AS) yang masuk Islam sejak 1991.

Tua dan muda, termasuk ibu-ibu yang datang bersama anak mereka, duduk rapi pada tempat duduk yang disediakan di dalam aula kota berarsitektur khas Eropa abad pertengahan itu. Di atas kursi hadirin, tersedia sebuah paket berisi cakram padat (CD) bertajuk Why do Priests and Preachers Enter Islam (Mengapa Para Pendeta Masuk Islam?) dan dua buku masing-masing berjudul The Key to Understanding Islam (Kunci Memahami Islam) serta Muhammad the Messanger of Allah (Muhammad Utusan Allah).

Paket itu disediakan Discover Islam Australia. Organisasi keislaman ini mendukung dakwah Yusuf Estes untuk memperkenalkan Islam yang damai kepada komunitas Australia di Brisbane. Dalam ceramahnya yang berlangsung sekitar satu setengah jam, mantan pendeta asal Texas, yang lahir di Ohio (1944) dan besar dalam sebuah keluarga kristiani yang taat ini, menjelaskan berbagai aspek tentang Islam.

Dengan bahasa Inggris Amerika yang sesekali diselingi dengan gurauan segar, imam di sebuah instalasi militer AS di Texas dan pendakwah Islam di Biro Penjara Federal AS sejak 1994 itu menjelaskan konsep ketuhanan, kenabian, dan kitab suci. Mantan delegasi Konferensi Tingkat Tinggi Perdamaian PBB untuk Para Pemimpin Agama itu memaparkan makna kata ''Islam''. Ditegaskan, pengikut Islam yang benar senantiasa berserah diri (surrender) kepada perintah Allah.

Dengan lugas, Yusuf juga menyatakan, di dalam Islam, kejujuran merupakan nilai baik yang bersifat wajib. Umat Islam tidak boleh berbohong, walaupun itu dilakukan hanya untuk tujuan ''bergurau''. Ceramah di City Hall Brisbane merupakan puncak kegiatan dakwah Yusuf Estes guna membangun pemahaman yang benar dan lebih proporsional tentang Islam dan Muslim. Ia mengawali misi dakwahnya pada 9 Juni lalu di Masjid Lutwyche, kemudian pada 10 Juni memberi ceramah di Universitas Griffith.

Selama di Brisbane, Yusuf Estes pun mengupas kilas balik perjalanan spiritualitas dirinya, bagaimana kehidupan Muslim di dunia Barat serta memberikan lokakarya tentang dakwah Islam di Masjid Kuraby, Holland Park, Darul Uloom, dan Gold Coast. n zam/ant
 
Google

Mutiara

"Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berdzikir kepada Allah, sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa dzikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras." (HR. Turmudji)

Christiana Adriana adalah nama pemberian orang tua. Sesuai nama saya yang berawalan Christiana, orang sudah mafhum dengan agama saya. Saya memang pengarut agama Kristen Katolik. Sejak kecil, kedua orang tua kami selalu menanamkan ajaran Kristen dalam mendidik kami, anak-anaknya. Bersama kedua orang tua, saya pun aktif dalam setiap kegiatan gereja. Bahkan, ibu saya adalah seorang aktivis gereja yang bertugas memberi makan para pendeta.

Read more...