close

Donasi untuk Website Muallaf Center Online

Terima kasih atas donasi yang telah anda berikan untuk kami Muallaf Center Online, sehingga saat ini Muallaf Center Online dengan alamat http://www.mualaf.com atau http://www.muallaf.com telah hosting di tempat yang baru dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, lebih dari cukup untuk pengembangan website ini lebih lanjut.

Kami akan berterima kasih jika anda tetap secara kontinyu memberikan donasinya kepada Muallaf Center Online Website, anda dapat mengirim atau mentransfer ke Rekening Muallaf Center Online dengan rekening a/n Irwan Hermawan, BCA - KCP Rawamangun, Jakarta, dengan Nomor Rekening 094-054-6192 atau via Account Paypal : donasi [at] mualaf [dot] com.
Donasi Anda
Jadwal Sholat Hari Ini
Shubuh 04:48
Terbit Fajar 17:58
Dzuhur 11:57
Ashar 15:17
Maghrib 17:55
Isya 19:01
Untuk Jakarta & sekitarnya
Polling & Survey
Bagaimana menurut anda mengenai tampilan baru Mualaf Center Online ?
 
How Can I Help ?

Punya keingintahuan seputar Islam atau pertanyaan apapun tentang Islam, silahkan pilih salah satu jalur ini

Insya Allah kami siap membantu anda langsung atau mereferensikan anda ke Team kami terdekat di daerah anda::


Yahoo! Messenger


keat_beckhan

mualafindonesia

We have 41 guests online

Total Members

Hari ini1
Kemarin0
Minggu ini1
Bulan ini3
Total Members : 591
Last Singgih offline

CB Online

None

CB Login


Rwanda Genocide

Islam at Wikipedia

Redaksi menerima tulisan artikel dari para anggota Muallaf Center Online untuk "Oase Iman", kirimkan tulisan dan artikel anda ke artikel at mualaf dot com dan tulisan akan dimuat setelah melalui tahapan dan proses di redaksi.


Google
 

Mualaf Celebritis

Jumlah Artis dan budayawan Indonesia yang semakin mengenal Allah dan Islam semakin banyak, akankah kita hanya duduk termangu ?

Ayoo belajar Islam dengan baik dan benar, jangan malu untuk mengaji bersama dan belajar Islam kembali ... dan ada juga Pengalaman Rohani Artis merasa kembali ke Islamannya walaupun sebelumnya telah Islam ....



Wahyu Soeparno Putro : Hidayah Adzan Subuh PDF Print E-mail
Kisah Mualaf - Kisah Celebritis
Thursday, 14 June 2007 09:35
Awalnya, suara adzan Subuh adalah "musuh" bebuyutan Wahyu Soeparno Putro. Ia merasa, suara itu sangat terganggu tidurnya. Namun siapa nyana, suara adzan Subuh itu pula yang justru membawanya menemukan jalan menjadi seorang mualaf -- seorang pemeluk Islam.
Read more...
 
Dewi Yull : Berpikir Positif Ringankan Hidup PDF Print E-mail
Kisah Mualaf - Kisah Celebritis
Monday, 24 April 2006 09:08

 "Mereka heran, bahkan sampai membego-begokan saya, kenapa tidak beraksi dengan perceraian ini. Ujungnya, saya dituduh mempunyai pria idaman lain."

Wanita bernama lengkap Raden Ayu Pujiati ini mengaku ujian terberat yang sekaligus mengubah hidupnya adalah ketika mengetahui puteri pertamanya, Gizca Putri Sahetapy, memiliki keterbatasan pendengaran. Meski mengaku awalnya sangat berat, namun seiring waktu Dewi mengaku ujian ini membuatnya kuat, belajar menerima segala sesuatunya dengan penuh kesabaran, dan senantiasa positive thingking (berpikir positif).

Read more...
 
Monica Oemardi : Islam Agama yang Suci PDF Print E-mail
Kisah Mualaf - Kisah Celebritis
Thursday, 22 December 2005 05:38

Monica OemardiBULAN suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh hikmah buat saya. Saat itu, saya memulai hidup baru sebagai seorang muslimah. Ini adalah hidayah Allah pada saya dan saya sangat mensyukurinya. Sekarang, saya semakin mantap dengan pilihan hati nurani saya itu. Saya siap lahir batin. Termasuk menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Saya ingin segera bisa menunaikan ibadah umrah. Insya Allah.

Nama saya Monica Oemardi, lahir di Jakarta, 24 tahun lalu. Papa saya berasal dari Blitar dan beragama Islam. Sedangkan mama berasal dari Cekoslowakia dan beragama Kristen Protestan. Mungkin, sebagian pembaca tak asing lagi dengan debut saya selama ini di dunia sinetron. Di antara sinetron yang telah saya bintangi adalah Delima, Takhta, Intrik, Warteg, Misteri Gunung Merapi, Angling Darma, dan lain sebagainya

Read more...
 
Ignatius Vincsar Hadipraba : Bisa Musik membawa kepada Cahaya Islam PDF Print E-mail
Kisah Mualaf - Kisah Celebritis
Tuesday, 20 December 2005 05:14

Musik membawaku ke IslamSEJAK kecil, saya sudah mengenal Islam. Ketika itu, saya sering melihat pembantu kami sedang melakukan shalat. Meskipun saya dan kedua orang tua saya beragama Kristen Katolik, namun kakek saya adalah seorang muslim. Harus saya akui, saat mendengar gema azan dan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an, hati saya terasa damai. Pernah suatu ketika, seorang teman kuliah berkata kepada saya bahwa Tuhan itu satu, la tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Mendengar itu, saya acuh tak acuh saja. Hati saya belum tergerak untuk mencari kebenaran ajaran Islam

Read more...
 
Chicha Koeswoyo : Tergugah mendengar suara azan dari TVRI PDF Print E-mail
Kisah Mualaf - Kisah Celebritis
Wednesday, 23 November 2005 14:21

Nama Mirza Riadiani barangkali memang tidak dikenal. Tetapi nama penyanyi cilik yang mencuat di tahun 70-an lewat lagu "Helly" nama seekor anjing kecil, pasti semua orang sudah dapat menebaknya. Ya. siapa lagi kalau bukan Chicha Koeswoyo yang sekarang lebih dikenal sebagai wanita karier. Chicha sekarang memang Direktur PT Chicha Citrakarya yang bergerak di bidang Interior Design, Enterprise, Grafic Design, dan Landscape. Yang jelas perbedaan antara Chicah cilik dan Chicha sekarang bukan pada penyanyi atau wanita karier; tetapi pada keyakinan imannya. Chicha hari ini adalah Chicha yang muslimah, yang hatinya telah terbimbing cahaya kebenaran Dinullah (Islam).

Perihal keislaman saya, beberapa majalah ibukota pernah mengakatnya. Itu terjadi tahun 1985. Singkatnya, saya tergugah mendengar suara azan dari TVRI studio pusat Jakarta.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>

Page 1 of 3
Google

Mutiara

Aku mengamati semua sahabat, dan tidak menemukan sahabat yang lebih baik daripada menjaga lidah. Saya memikirkan tentang semua pakaian, tetapi tidak menemukan pakaian yang lebih baik daripada takwa. Aku merenungkan tentang segala jenis amal baik, namun tidak mendapatkan yang lebih baik daripada memberi nasihat baik. Aku mencari segala bentuk rezki, tapi tidak menemukan rezki yang lebih baik daripada sabar (Khalifah Umar RA.)
Pengantar : namanya Liem Tjong Sien. Lahir di Purwodadi, jawa Tengah, 13 Mei 1958. Setelah memeluk Islam, ia mengganti namanya menjadi Sinarto Tirto Sumarto. Dengan panjang lebar, Toto, begitu ia dipanggil, mengungkapkan pergulatan batinnya dalam mencari kebenaran. Berikut penuturannya.

Di Indonesia, kalau ada seorang keturunan Cina masuk Islam, atau seorang Cina duduk bersimpuh di masjid menunaikan shalat, akan dianggap aneh, ganjil, dan mengherankan. Mengapa? Barangkali karena golongan Cina dianggap sebagai kelompok masyarakat di luar Islam. Padahal, kalau mau membaca sejarah, kita akan menemui bahwa kaum muslim Tiongkok sebenarnya telah sejak lama menjalin kerjasama dengan muslim pribumi Indonesia.
Read more...