Kisah Tokoh
Monday, 24 November 2008 18:53
More Articles...
- Herman Halim (d/h Lim Xiao Ming), Mualaf dari Bank Maspion
- Astrid A. Nurhamzah : Bacaan Basmalah Menuntun Menuju Islam (Hidayah Ilahi)
- Lee Djie Men : Mimpi Shalat Mengadarkan Diri Saya
- Hauw Tin : Sempat Terusir dari Rumah
- Yap Gin Liang : Mengikuti jejak Kakek
- H. Masagung (Tjio Wie Tay) : Pedagang Asongan yang Mengharumkan Islam
- Anton Medan (Tan Hok Liang) : Menemukan Hidayah di Penjara.
- Tan Lip Siang (H.M. Syarif Siangan Tanudjaya, S.H.) : Tentang Dosa Warisan
- Sri Lestari Masagung : Kembali ke Pangkuan Islam
- Siong Thiam (KH. Drs. Alifuddin El-Islamy): Adiknya Dikubur dalam Kotak Sabun





"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja