Pengalaman Rohani
Wednesday, 18 March 2009 20:05
Tak banyak yang memahami kebutuhan mualaf (muallaf), padahal sebagai Muslim baru, mereka membutuhkan teman, tempat berlindung, dan juga pembimbing. Orang-orang yang baru saja hijrah ke dalam Islam, membutuhkan teman dan sahabat yang dapat memberi dukungan moril dan perlindungan dari kecaman keluarga maupun saudara, karena perpindahan agama bukanlah perkara sederhana ! Oleh karena itu, pada kesempatan ini, kami menyediakan waktu untuk berbagi bagi calon mualaf ataupun mualaf, hubungi kami dengan email myfriend at mualaf dot com maupun Yahoo Msgr ID : steven_widjaja@yahoo.com , ID : keat_beckhan dan untuk wanita silahkan dengan ID : resaeca@ymail.com ataupun di milist mualafindonesia@yahoogroups.com , atau bisa melalui Blackberry Messenger di: 2183F834 dan kami tunggu partisipasi anda.
Ingin belajar Islam dan mengenal Islam atau ingin menjadi mualaf ? silahkan bertanya kepada kami dengan add
Yahoo Mesenger kami:
Steven_widjaja@yahoo.com
masruri1@yahoo.com
keat_beckhan@yahoo.com
Atau untuk akhwat (wanita):
Resaeca@ymail.com
BBM Ikhwan (pria):
21C1F556 (steven Indra)
2169FFF3 (mirza)
220C969C (johansyah riza)
BBM akhwat (wanita):
2139D911 (resa eca)
Atau Google Talk:
Genenetto@gmail.com
Bang.irwan@gmail.com
Stevenindra@gmail.com
saya@indra.web.id
n.suryahendrawan82@gmail.com
subehan@gmail.com
| Shubuh | 04:52 |
| Terbit Fajar | 06:03 |
| Dzuhur | 12:00 |
| Ashar | 15:22 |
| Maghrib | 17:55 |
| Isya | 19:03 |
Wednesday, 18 March 2009 20:05
"Setelah seorang keturunan Tionghoa menjadi muslim, maka keadaannya sungguh berlainan. Antara si pribumi (yang umumnya beragama Islam) dan nonpri keturunan Tionghoa yang masuk Islam, terjalin suatu hubungan batin yang luar biasa menakjubkan. Persamaan agama, dalam hal ini Islam, menciptakan hubungan mesra dan mengharukan sebagai saudara seagama. Berdasarkan Al-Qur'an dan Hadits, arti dan nilai saudara sekandung tidak lebih besar dari saudara seagama. Bahkan, saudara sekandung bisa berbeda agama dengan segala konsekuensinya di akhirat. Sedangkan, saudara seagama sifatnya abadi di dunia maupun di akhirat." Junus Jahja