close

Donasi untuk Website Muallaf Center Online

Terima kasih atas donasi yang telah anda berikan untuk kami Muallaf Center Online, sehingga saat ini Muallaf Center Online dengan alamat http://www.mualaf.com atau http://www.muallaf.com telah hosting di tempat yang baru dengan kapasitas bandwidth yang lebih besar, lebih dari cukup untuk pengembangan website ini lebih lanjut.

Kami akan berterima kasih jika anda tetap secara kontinyu memberikan donasinya kepada Muallaf Center Online Website, anda dapat mengirim atau mentransfer ke Rekening Muallaf Center Online dengan rekening a/n Irwan Hermawan, BCA - KCP Rawamangun, Jakarta, dengan Nomor Rekening 094-054-6192 atau via Account Paypal : donasi [at] mualaf [dot] com.
Donasi Anda
Jadwal Sholat Hari Ini
Shubuh 04:48
Terbit Fajar 17:58
Dzuhur 11:57
Ashar 15:17
Maghrib 17:55
Isya 19:01
Untuk Jakarta & sekitarnya
Polling & Survey
Bagaimana menurut anda mengenai tampilan baru Mualaf Center Online ?
 
How Can I Help ?

Punya keingintahuan seputar Islam atau pertanyaan apapun tentang Islam, silahkan pilih salah satu jalur ini

Insya Allah kami siap membantu anda langsung atau mereferensikan anda ke Team kami terdekat di daerah anda::


Yahoo! Messenger


keat_beckhan

mualafindonesia

We have 70 guests online

Total Members

Hari ini1
Kemarin0
Minggu ini1
Bulan ini3
Total Members : 591
Last Singgih offline

CB Online

None

CB Login


Rwanda Genocide

Islam at Wikipedia

Redaksi menerima tulisan artikel dari para anggota Muallaf Center Online untuk "Oase Iman", kirimkan tulisan dan artikel anda ke artikel at mualaf dot com dan tulisan akan dimuat setelah melalui tahapan dan proses di redaksi.


Google
 

Ragam
Menkumham: Warga Cina Jangan Berbaur Hanya dengan Warga Keturunan PDF Print E-mail
Ragam & Muhibah - Ragam
Thursday, 10 April 2008 08:44
Surabaya-RoL--Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Andi Mattalatta dilaporkan Antara, meminta agar warga Cina yang telah menerima surat atau status kewarganegaraan agar jangan berbaur hanya dengan status Warga Negara Indonesia (WNI).
Read more...
 
Buya Hamka dan KH Abdullah Syafi'i PDF Print E-mail
Ragam & Muhibah - Ragam
Friday, 29 February 2008 14:00
Assalammualaikum Wr.Wb, Pak ustad ada yang ingin saya tanyakan mengenai sesuatu yang marak terjadi di kalangan umat Islam di indonesia.Salah satu contoh yaitu :

Mana yang harus di dahulukan antara persatuan sesama muslim dengan tatacara beribadah.ada satu kasus di daerah saya, mengenai shalat jum'at.ada yang meyakini adzan jum'at satu kali dan ada yang meyakini dua kali, kemudian mereka berselisih paham dan akhirnya yang meyakini adzan jum'at satu kali memisahkan diri dan melaksanakan shalat jum'at di tempat lain.
Read more...
 
KH Abdullah Gymnastiar berkonsentrasi Pada Keluarga di Ramadhan tahun ini PDF Print E-mail
Ragam & Muhibah - Ragam
Thursday, 12 October 2006 07:00
Keluarga merupakan pokok penting yang harus diperhatikan sebelum melakukan aktifitas lain. Begitu prinsip dai 'semua umat', KH Abdullah Gymnastiar, yang di setiap bulan Ramadhan selalu kebanjiran undangan berceramah.

''Ramadhan kali ini saya lebih berkonsentrasi pada keluarga. Memanajemen keluarga dengan baik ternyata paling penting sebelum melangkah ke hal selanjutnya,'' ujarnya Aa Gym di sela-sela melakukan Safari Ramadhan di Cirebon, Selasa (4/10).
Read more...
 
Kampanyekan ''Bersama Berlebaran Bersama '' PDF Print E-mail
Ragam & Muhibah - Ragam
Tuesday, 10 October 2006 06:13
Mari kita dukung Kampanye BERSAMA BERLEBARAN BERSAMA  tahun ini dan seterusnya.

Sehabis shalat Tarawih kemarin malam saya dihentikan oleh Fadli di serambi masjid. Saya diajak duduk bersila bersama Uun dan Kang Ngalwi. Rupanya mereka sudah mulai terlibat dalam suatu pembicaraan dan saya diminta bergabung.

''Kang Ngalwi punya pertanyaan dan kita diminta menjawabnya,'' kata Fadli setelah saya duduk. ''Katanya, kita ini hidup sekampung, seagama, sekitab suci, senabi; tapi nanti kita akan berlebaran pada hari yang berbeda. Di kampung ini sebagian akan berlebaran hari Senin, sebagian lagi hari Selasa. Kenapa? Apakah ini nalar? Apakah ini patut?''
Read more...
 
Adakah kesulitan yang dialami Dika dlm mempelajari Alquran Braille? PDF Print E-mail
Ragam & Muhibah - Ragam
Thursday, 18 May 2006 04:26
Kekuranglengkapan panca indra, tak menghalangi semangat Dika Dewantara, 15 tahun, putra pasangan Budi Setiwan dan Ida Sukmawati. Bersama belasan santri Pesantren Raudlatul Makfufin, Ciputat, Tangerang, ia dengan serius mempelajari kitab suci Alquran. Hanya saja, berbeda dengan mereka yang awas, kitab suci Alquran yang digunakan Dika dan teman-teman di pesantren tuna netra tersebut adalah Alquran Braille.

Adakah kesulitan yang dialami Dika dan teman-temannya mempelajari Alquran Braille? Menurut Dika yang menjadi tuna netra pada usia 9 tahun, jika Alquran biasa indra penglihatan yang paling dominan digunakan, maka pada Alquran Brialle justru pikiran dan daya ingat yang dominan digunakan. ''Kesulitan menggunakan Alquran Braille tentu saja ada. Apalagi, waktu kecil sampai usia 9 tahun saya menggunakan Alquran biasa,'' jelas remaja kelahiran Bogor yang dibesarkan di Manggarai Jakarta Selatan.
Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 Next > End >>

Page 1 of 5
Google

Mutiara

'Tiga hal yang merupakan sumber segala dosa, hindarilah dan berhati-hatilah terhadap ketiganya. Hati-hati terhadap keangkuhan, karena keangkuhan menjadikan iblis enggan bersujud kepada Adam, dan hati-hatilah terhadap tamak (rakus), karena ketamakan mengantar Adam memakan buah terlarang, dan berhati-hatilah terhadap iri hati, karena kedua anak Adam (Qabil dan Habil) salah seorang di antaranya membunuh saudaranya akibat dorongan iri hati." HR Ibn Asakir melalui Ibn Mas'ud.
DENGAN kekuasaan dan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa, pada awal tahun 1975 saya lahir dengan selamat ke alam dunia ini. Saya adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Bapak saya bernama Nyoman Bakta, sedangkan ibu saya bernama Nyoman Sembrog. Semua keluarga saya penganut agama Hindu Dharma yang selalu taat mengabdi kepada Tuhan Sang Hyang Widi Washa
Read more...